![]() |
| Bola |
Seringnya terdengar sebuah klub gagal mengikuti kompetisi hanya karena masalah finasial disamping masalah yang bersifat teknis, memicu keprihatinan pemilik Paytren yang juga pencinta sepak bola untuk urun serta mengembangkan sepak bola tanah air. Interaksi Paytren dengan sepak bola pada mulanya hanya sebatas klub-klub sepak bola di tanah air, namun belakangan ternyata Paytren juga berinteraksi dengan klub di luar negeri. Untuk memudahkan uraiannya, admin bagi menjadi 2 kelompok yaitu pertama interaksi dengan sepak bola tanah air dan yang kedua yaitu interaksi dengan sepak bola di luar negeri.
A. Klub Sepak Bola Dalam Negeri
Rintisannya sudah dimulai sejak akhir tahun 2017 yang lalu dengan target awal klub-klub di tanah air yang berlaga di berbagai level Liga Indonesia. Bentuk interaksinya dapat berupa akuisisi, pendanaan atau sebagai sponsor (sponsorship). Beberapa klub tersebut sebagaimana banyak disebut media massa, yaitu ;
Rintisannya sudah dimulai sejak akhir tahun 2017 yang lalu dengan target awal klub-klub di tanah air yang berlaga di berbagai level Liga Indonesia. Bentuk interaksinya dapat berupa akuisisi, pendanaan atau sebagai sponsor (sponsorship). Beberapa klub tersebut sebagaimana banyak disebut media massa, yaitu ;
- Persika Karawang, klub yang berlaga di Liga 2 diakuisisi secara resmi pada tanggal 29 Januari 2018.
- Malang United, berlaga di Liga 3 kerja sama berupa sponsorship ditanda-tangani pada tanggal 06 Pebruari 2018.
- Persikota Tangerang, berlaga di Liga 3 kerja sama berupa sponsorship ditanda-tangani pada tanggal 11 Pebruari 2018.
- Bontang FC, berlaga di Liga 3 kerja sama berupa sponsorship ditanda-tangani pada tanggal 15 Pebruari 2018.
- Persela Lamongan, berlaga di Liga 1 bahkan telah menanda-tangani kerja sama sponsorship dengan Paytren sejak musim lalu (musim kompetisi 2018).
Khabar yang juga santer beredar belakangan ini bahwa klub Sriwijaya FC (Liga 2 musim 2019) dan klub Semen Padang (Liga 1 musim 2019) akan menyusul untuk juga disponsori oleh Paytren. Kesemua klub tersebut akan disponsori oleh Paytren untuk musim kompetisi 2019 dengan opsi perpanjangan pada musim berikutnya. Ini berarti logo "Paytren" akan tertera di Jersey beberapa klub yang berlaga di semua level sepak bola profesional tanah air pada musim kompetisi 2019 ini.
Khabar mengejutkan namun membanggakan datang di minggu kedua Desember 2018 lalu, dimana Paytren secara resmi menanda-tangani kerja sama dengan klubsepak bola Lechia Gdanks pada 07 Desember 2018. Klub yang bermarkas di kota Gdanks-Polandia dan berlaga di level tertinggi liga Polandia, akan mencantumkan logo "Paytren" pada jerseynya sa'at melakukan laga resmi di kompetisi tertinggi negara tersebut.
Klub yang merekrut pemain muda kita Egy Maulana Vikri ini, ternyata tidak hanya memasang logo "Paytren" di jersey klub tetapi juga terpampang di dalam stadion sebagaimana terlihat pada gambar di samping. Mungkin ini dikarenakan Lechia Gdanks menganggap Paytren merupakan salah satu dari 2 sponsor utamanya, istimewanya Paytren disebut sebagai global sponsor. Tentunya kerja sama ini sudah pasti saling menguntungkan, dimana klub Lechia Gdanks merupakan pijakan pertama Paytren untuk mengenalkan dan mengibarkan namanya di benua Eropa, sedangkan bagi klub Lechia Gdanks kerja sama ini selain keuntungan finansial, juga merupakan sarana promosi untuk lebih mengenalkan nama klubnya ke seluruh penjuru dunia, khususnya kawasan benua Asia dimana mayoritas pencinta sepak bola dunia berada. Kerjasama sponsorship ini akan berlansung sampai dengan bulan Juni 2020 dengan opsi perpanjangan, suatu hal yang wajar mengingat Lechia Gdanks kini merupakan klub elit di Polandia.
Dari uraian tentang Paytren dan sepak bola di atas, dapat ditarik kesimpulan (setidaknya menurut admin) bahwa kiprah Paytren di per-sepak bola-an tanah air lebih kepada niat pemilik Paytren untuk urun serta membangun dan memajukan sepak bola tanah air dibandingkan pertimbangan komersial, sedangkan kiprahnya di daratan Eropa lebih kepada pertimbangan komersial yaitu sebagai pijakan pertama Paytren untuk merambah dan menancapkan bisnisnya di benua Eropa.
Semoga menambah wawasan pembaca - wassalam
Baca juga : "Sekilas Mengenal Paytren, Bisnis Syariah Online"




Semoga saja lebih banyak lagi pengusaha yg bersedia investasi di sepak bola tanah air...
ReplyDeleteHebaaattt...Paytren sdh merambah sepak bola..bravo..������
ReplyDeleteMumpung nich sepak bola sdg menggeliat, majukan sepak bola Indonesia.. Bravo..
ReplyDeleteLihat Berita Bola Terkini :
ReplyDeletehttps://untukmilenial.blogspot.com/2019/09/ronaldo-cetak-empat-gol-portugal.html
Chris Smalling, Diincar oleh AS Roma Dengan nominal Ayok baca artikel Tersebut ketahui berapa Harga tarif Pemain Mudah Berbakat ini
ReplyDeleteAS Roma Ingin Miliki Chris Smalling, Berapakah Tarifnya??
Makasih gan atas infonya,saya juga punya info lain tentang Pemain Bournemouth gagal masuk ke MU
ReplyDelete